Keselarasan al-Qur’an dengan Science oleh Drs. Mowo Purwito


Keselarasan al-Qur’an dengan Science
Satu fenomena yang terjadi dalam keagamaan adalah, mayoritas orang-orang non Islam yang masuk menjadi Islam (mualaf) adalah orang-orang dari kalangan intelektual, baik dalam bidang science, politik, ekonomi, kedokteran, sejarah maupun dalam bidang keagamaan itu sendiri, kalau boleh kita asumsikan, masuknya mereka ke dalam Islam adalah karena adanya sikap mau berpikir tentang kebenaran dan pintu hati mereka terbuka untuk dapat menerima kebenaran, singkatnya, mereka mau masuk ke dalam Islam adalah karena alasan adanya kebenaran dalam ajaran Islam.

Sementara itu, mayoritas orang-orang Islam yang keluar dari Islam (murtadin) adalah orang-orang awam (berpendidikan rendah) baik dalam bidang ilmu keduniaan maupun dalam bidang keagamaan, dan biasanya pula, mereka itu adalah orang-orang yang secara ekonomi berada pada level menengah ke bawah bahkan pada level terbawah, di mana keadaan tersebut seringkali menempatkan mereka berada pada tekenan hidup yang cukup tinggi, adanya paduan tingkat pendidikan yang rendah dengan tekanan kehidupan yang tinggi menyebabkan mereka mudah terbujuk, terayu dan terintimidasi untuk keluar dari Islam, singkatnya, mereka keluar dari Islam tidaklah karena mereka telah menemukan kebenaran dalam ajaran agama yang baru akan dipeluknya.

Kisah masuk Islam-nya Bapak Drs. Mowo Purwito Rahardjo Dip HRD, STh berikut akan memberikan gambaran tentang fenomena tersebut, beliau adalah intelektual dalam bidang theologi keagamaan, mengetahui sedikit science dan mengetahui alasan alasan orang-orang Islam yang keluar dari Islam. Semoga kisah beliau tersebut dapat memberikan wacana baru dan dapat menjadi pelajaran bagi kita semua. Amin.

Bermula dari mengajar Islamologi

Tidak ada firasat, tidak ada gambaran sedikitpun dalam benak ini bila akhirnya saya menjadi seorang muslim, semua berjalan bagai air yang mengalir begitu saja.

Sebelumnya, saya adalah dosen sosiologi agama di sebuah seminari Alkitab Nusantara dan beberapa seminari di Indonesia, hingga suatu ketika DR. Wagiono Ismail, dosen Islamologi di tempat saya mengajar, meninggal dunia, karena tidak ada dosen pengganti maka pihak Seminari memutuskan saya untuk menggantikan DR. Wagiono Ismail mengajar Islamologi.

Mau tidak mau, saya harus belajar tentang ke-Islaman lebih jauh dan mendalam, tentu saja bukan untuk mencari kebenaran, melainkan hanya untuk keperluan mengajar dan perbandingan belaka.

Maka saya beli buku-buku tentang ke-Islam-an yang layak untuk diajarkan kepada mahasiswa-mahasiswa saya. Sebelum saya mengajarkan Islamologi, rektor tempat saya mengajar berpesan, bahwa mata kuliah Islamologi harus diajarkan secara komparatif, artinya hanya sebagai studi banding antara Islam dan Kristen, sayapun berpikir keras bagaimana membandingkan ajaran Islam yang luas dengan mata kuliah yang hanya dua SKS.

Akhirnya, saya mengfokuskan pada tiga pembahsan pokok, yaitu :

  1. Konsep Ketuhanan (Theos)
  2. Konsep Kemanusiaan (Antrophos)
  3. Konsep Alam semesta (Cosmos)

Saya mulai mendalami perbandingan ketiga konsep tersebut dalam agama Islam dan Kristen, dan akhirnya saya menemukan perbandingan yang sangat mencolok bahkan bertentangan antara ketiga konsep dalam agama Kristen dengan ketiga konsep tersebut dalam agama Islam.

Pertama, tentang konsep ke-Tuhan-an, dalam agama Kristen Tuhan itu Transenden dan Imanen, Transenden artinya Tuhan itu jauh berada di luar alam semesta , Imanen artinya Tuhan itu berada dalam alam semesta, atau ikut dalam proses yang ada dalam alam semesta hadir-, singkatnya Tuhan jauh berada di luar alam tetapi hadir di dalamnya, Dia sangat berkuasa dan hadir di mana-mana, tetapi karena Tuhan terlalu jauh, maka Ia punya inisiatif yang baik, Dia rela menurunkan dirinya menajdi manusia sebagai sosok Yesus agar dapat berinteraksi dengan manusia, inilah yang kemudian di sebut teori REINARNASI. Tuhan yang baik ini juga rela mengorbankan dirinya untuk menebus dosa-dosa manusia di kayu.

Konsep ke-Tuhan-an dalam Kristen tersebut akhirnya saya bandingkan dengan 20 sifat Allah yang ada dalam Islam, Di dalam Islam disebutkan Allah itu mukhalafatuhu lil hawadits, Artinya Allah itu mustahil serupa dengan makhuknya, karena Allah itu sanagt Suci dan sangat berkuasa, tidak mungkin Allah itu akan merubah dirinya menjadi manusia, kenapa Allah yang begitu sangat berkuasa harus merubah dirinya menjadi manusia ?

Kedua, tentang konsep ke-manusia-an, dalam ke-Kristen-an disebutkan bahwa manusia sudah dalam keadaan berdosa sejak dilahirkan, di mana dosa tersebut adalah sebagai warisan dari adam yang telah jatuh dalam dosa, di mana dosa tersebut tidak akan pernah putus dari generasi ke generasi. Yang bisa memutus hanyalah iman kepada Yesus sang penebus dosa yang mati di kayu salib.

Dosa warisan/turunan tersebut menjadi persoalan yang cukup janggal, bagaimana seorang bapak harus mewariskan dosa kepada anaknya?.

Berbeda dengan konsep ke-manusia-an dalam Islam, di mana disebutkan bahwa manusia dalam keadaan fitrah ketika dilahirkan, seperti kertas putih yang tidak ada noda setitikpun, hal ini rasioanl, kenapa ? Allah menciptakan manusia dalam keadaan suci, karena manusia ketika dilahirkan memang belum berbuat dosa setitikpun, tidak adil kalau seorang bayi yang tidak tahu apa-apa tiba-tiba harus menanggung dosa yang sama sekali tidak diperbuatnya. Dosa tidaknya seorang manusia adalah akrena perbuatannya sendiri, dalam psikologi sosial, hal ini disebut sebagai stimulus respons, bila rangsangan dari luar baik, maka seseorang akan tetap baik dengan sendirinya, sebaliknya akan menyebabkan seseorang berbuat tidak baik.

Ketiga, tentang konsep alam semesta, dalam Al-kitab, terdapat kejanggalan-kejanggalan dalam teori kejadian misalnya bagaimana terjadi siang dan malam dan terdapat tumbuh-tumbuhan padahal matahari belum diciptakan, bukankah tidak akan ada siang dan malam dan tidak akan ada tumbuh-tumbuhan bila tidak ada matahari ?. Dalam Al-qur’an lebih mampu mengungkap-kan fakta-fakta semacam itu. Misal proses kelahiran bayi dari rahim hingga keluar dari rahim dijelaskan sejelas-jelasnya, sementara dalam Alkitab tidak ada. Subhanallah , sungguh luar biasa! Al-qur’an sangat scientific (ilmiah) dan tidak bertentangan dengan nalar.

Islam Pesat Di Eropa

Perbandingan yang saya telaah, khususnya dalam teori tentang kosmos, saya coba hubungkan dengan berkembangnya Islam di Eropa. Kenapa Islam berkembang pesat di Eropa sementara di Asia bergerak secara statis. Ternyata setelah membaca banyak hal, saya menyimpulkan ada tiga hal yang membuat islam berkembang pesat di Eropa.

Pertama, orang Barat setelah melihat Islam dalam perspektif science, itu lebih tergugah menjadi muslim daripada melihat Islam dari sisi tradisional kultural. Cara berpikir Barat yang rasional cocok dengan Al-qur’an yang ternyata mengungkap fakta-fakta science yang lebih rasional.

Kedua, Islam berkembang di Eropa karena black muslim. Kenapa orang kulit hitam menjadi muslim? Ternyata, ketika dia menjadi bagian komunitas di gereja, diskriminasi itu masih terjadi. Tetapi dalam Islam diskriminasi tidak ada, mereka punya kesempatan menjadi imam, khatib atau apapun.

Ketiga, Islam berkembang di Eropa disebab-kan orang Kristen sendiri yang meragukan eksistensi Alkitab, yakni Alkitab yang mereka gunakan sekarang ini adalah kitab-kitab yang penentuan untuk digunakan baru terjadi setelah 3 abad masa Yesus berdakwah dan itupun harus membuang kitab-kitab lain yang jumlahnya puluhan bahkan dapat mencapai di atas seratus, dan penentuan kitab-kitab yang digunakan itupun tidak terlepas dari muatan politis karena tidak terlepas dari kebijakan kaisar yang berkuasa saat itu.

Terbukti setelah penentuan tersebut banyak di-temukan kitab-kitab yang secara arkeologis mempunyai nilai yang sangat tinggi namun tidak digunakan oleh gereja karena isinya tidak sesuai dengan doktrin gereja saat ini.

Bila kemudian gereja tidak mau Alkitab yang sekarang dipakai digugat, itu sangat maklum, karena untuk menjaga sakralitas Alkitab itu sendiri, karena kalau Alkitab tidak sakral lagi, bagaimana nanti nasib umat Kristen ?

Masuk Islam

Adanya keselarasan al-Qur’an dengan science dan adanya ketidak selarasan Alkitab dengan science, juga karena njlimetnya konsep ketunggalan Tuhan dalam Kristen, hingga menjelaskan kepada orang Kristen saja sulitnya setengah mati apalagi kepada orang Islam pasti sampai matipun tidak akan paham, berbeda dengan konsep ketunggalan Tuhan dalam Islam, yang anak umur 5-6 tahun saja sudah dapat memahami begitu juga orang di luar Islam, hal tersebutlah yang akhirnya mendorong saya untuk memeluk Islam tepatnya 16 September 2006 di forum Arimatea Malang.

Rintangan sebagai Muallaf

Sebagai manusia, tentu sangat logis bila dalam hidup ini kita menghadapi resiko, begitu juga ketika saya memutuskan untuk memeluk agama Islam, teror atau ancaman serius, teguran dan nasehat kerap kali saya terima, baik dari jemaat geraja maupun dari sebuah partai Kristen, kebetulan saya menjadi pengurus inti sebuah partai Kristen di Malang, namun dari kalangan majelis gereja dan akademis tidak begitu nampak, juga tidak ada rintangan dari keluarga.

Bagi saya, demi kebenaran hakiki memang harus berkorban, bahkan segala fasilitas yang selama ini saya peroleh dan akan saya peroleh harus saya tinggalkan, rencana ke Amerika sekeluaraga selama 4 tahun, dan kandidat Master Theologi Seminari Alkitab Nusantara yang seharusnya wisuda Februari 2007 juga saya tinggalkan demi mencapai kebenaran dalam Islam.

Seharusnya Seperti Barat Memandang Islam

Islam yang selaras dengan nalar dan sempurna, sayangnya dikotori oleh ulah beberapa orang Islam sendiri, seperti pengalaman saya ketika berkunjung ke keluarga seorang kyai terkenal, ketika anak saya bermain-main ke belakang rumah pak kyai, anak saya kaget bukan main ketika pak kyai tersebut marah-marah kepada pembantunya dengan perkataan yang sangat tidak layak untuk didengar.

Dari situ anak saya menilai bahwa Islam itu jahat, anak saya mengambil kesimpulan dari fenomena kecil yang tidak mewakili ajaran Islam itu sendiri tetapi anak saya mengeneralisir begitu saja.

Sayapun akhirnya mencoba menjelaskan kepada anak saya, bahwa jangan melihat orangnya, tetapi lihatlah ajrannya, Sebab, manusia di agama manapun ada yang baik dan ada yang jahat.

Tapi apa yang dilakukanoleh anak saya adalah secara umum juga dilakukan oleh umat Kristen, yang menilai Islam sekarang ini tidak dari dimensi ajarannya secara langsung, tetapi menilai Islam dari dimensi pemeluknya, artinya, kalau ada orang Islam yang jahat, amburadul maka diblowup Islam memang jahat dan amburadul.

Paradigma ini harus diubah, Islam harus dilihat seperti orang Barat melihat Islam dari perspektif normatif Science, sehingga mereka dapat melihat kebenaran, kemuliaan dan keindahan ajaran Islam itu sendiri.

Waspada

Sebagai mantan misionaris, saya ingin menyampaikan kepda teman-teman semua mengapa banyak orang Islam dari kalangan grassroot (baca: menengah bawah) yang murtad menjadi Kristen. Sebenarnya bukan persoalan ekonomi saja, tetapi persoalan bagaimana mereka (Kristen) meruntuhkan keyakinan kita.

Tentu saja yang mejadi sasaran empuk adalah orang-orang Islam yang awam terhadap agamanya, seperti misalnya kalau akidah kita di utak-atik oleh mereka, katanya Islam itu rahmatan lil alaman, tetapi mengapa dalam al-Qur’an utamanya surat-surat yang turun di Madinah secara ekslusif ditujukan kepda orang-orang yang beriman saja yaa ayyuhalladziina aamanuu-, bukankah hal itu berarti Islam hanya untuk orang-orang yang beriman saja dan bukan untuk seleruh alam ?

Tentu saja hal-hal sepele semacam dapat menjadi hal yang besar bagi orang awam, oleh karena itu, kita harus memperhatikan saudara-saudara kita yang awam baik dari sisi akhirat maupun dari sisi dunianya.

Wallahu a'lam bish shawab


Sumber: http://www.kisahmuallaf.com/drs-mowo-purwito-keselarasan-al-quran-dengan-science/

Kisah Nyata Keajaiban Ayat Kursi


Ini kisah nyata dari Amerika (US) sekitar tahun 2006. Pengalaman nyata seorang muslimah asal asia yang mengenakan jilbab.

Suatu hari wanita ini berjalan pulang dari bekerja dan agak kemalaman. suasana jalan setapak agak sepi …. dia melewati jalan pintas yang agak gelap dan sendirian.

Di ujung jalan pintas itu dia melihat ada sosok pria kaukasian, pasti orang amerika pikirnya …. tapi perasaan wanita ini agak was-was karena sekilas raut pria itu agak mencurigakan seolah ingin mengganggunya ….

Dia berusaha tetap tenang dan membaca kalimah Allah …. kemudian dia lanjutkan dengan terus membaca ayat kursi berulang-ulang seraya sungguh-sungguh memohon perlindungan Allah swt …..


Meski tidak mempercepat langkahnya, ketika ia melintas di depan pria berkulit putih itu, ia tetap berdoa … sekilas ia melirik ke arah pria itu ….. orang itu asik dengan rokoknya … dan seolah tidak memperdulikannya ….(Alhamdulillah …. serunya dalam hati …)

Keesokan harinya .. ia lihat berita kriminal, seorang wanita melintas di jalan yang sama dengan jalan yang ia lintasi semalam … dan wanita itu melaporkan pelecehan seksual yang dialaminya dilorong gelap itu … karena begitu ketakutan, ia tidak melihat jelas pelaku yang katanya sudah berada di lorong itu ketika perempuan korban ini melintas jalan shorcut itu …..

Hati muslimah inipun tergerak karena wanita tadi melintas jalan shorcut itu hanya beberapa menit setelah ia melintas di sana … dalam berita itu dikabarkan wanita itu tidak bisa mengidentifikasi pelaku dari kotak kaca, dari beberapa orang yang dicurigai polisi.

Muslimah inipun memberanikan diri datang ke kantor polisi, dan memberitahukan bahwa rasanya ia bisa mengenali sosok pelaku pelecehan kepada wanita tsb,karena ia Menggunakan jalan yang sama sesaat sebelum wanita tadi melintas.

Melalui kamera rahasia akhirnya muslimah inipun bisa menunjuk salah seorang yg diduga sebagai pelaku,ia yakin bahwa pelakunya adalah pria yang ada di lorong itu dan mengacuhkannya sambil terus merokok …

Melalui interogasi polisi akhirnya orang yg diyakini oleh muslimah tadi mengakui perbuatannya … tergerak oleh rasa ingin tau, muslimah ini menemui pelaku tadi dan didampingi oleh polisi …

muslimah : apa kau melihat saya, saya juga melewati jalan itu beberapa menit sebelum wanita yang kau perkosa itu? mengapa anda hanya menggangunya tapi tidak menggangguku ? mengapa anda tidak berbuat apa apa padahal waktu itu aku sendirian ?

penjahat : tentu saja saya melihatmu malam tadi, anda berada disana malam tadi beberapa menit sebelum wanita itu,saya tidak berani mengganggu anda, aku melihat ada dua orang besar dibelakang anda pada waktu itu … satu di sisi kiri dan satu di sisi kanan Anda …

Muslimah itu tidak bisa melanjutkan kata-katanya .. kalbunya penuh syukur dan terus mengucap alhamdulillah. Dengkulnya bergetar mendengar penjelasan pelaku kejahatan itu, ia langsung menyudahi interview itu dan minta diantar keluar dari ruang itu oleh polisi ….

Dalam hatinya ia tiada henti bersyukur … ya Allah terimakasih .. mungkin itulah perlindungan dan hikmah karena ia tiada berhenti membaca ayat kursi selama ia ketakutan dalam perjalanan pulang tersebut ….

Maha kuasa Allah dengan segala keagungan dan kekuatan gaib-Nya …

Wallahu a'lam bishshawab
Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci …

Alasan Medis Diharamkannya Laki-Laki Memakai Emas


”Dihalalkan (mengenakan) sutera dan emas bagi kaum wanita dari umatku dan diharamkan bagi kaum laki-lakinya.” (HR. Ahmad)

Islam melarang laki-laki memakai emas. Mengapa? Ternyata, selain ada hikmah ekonomi dan sosial seperti dijelaskan Syaikh Dr Yusuf Al Qardhawi dalam buku "Halal Haram dalam Islam", terungkap pula alasan secara medis di balik diharamkannya laki-laki memakai emas.

Ilustrasi
Berikut alasan secara medis tersebut seperti dikutip dari Nabawia.com, Rabu (18/9):

Atom pada emas mampu menembus ke dalam kulit melalui pori-pori dan masuk ke dalam darah manusia. Jika seorang pria mengenakan emas dalam jumlah tertentu dan dalam jangka waktu yang lama, maka dampak yang ditimbulkan yaitu di dalam darah dan urine akan mengandung atom emas dalam kadar yang melebihi batas (dikenal dengan sebutan migrasi emas). Apabila ini terjadi dalam jangka waktu yang lama, maka atom dalam darah ini akan sampai ke otak dan memicu penyakit alzheimer.

Alzheimer adalah suatu penyakit yang membuat penderitanya kehilangan semua kemampuan mental dan fisik serta menyebabkan kembali seperti anak kecil. Alzheimer bukan penuaan normal, tetapi merupakan penuaan paksaan atau terpaksa. Charles Bronson, Ralph Waldo Emerson dan Sugar Ray Robinson adalah tiga diantara orang yang terkena Alzheimer.

Lalu, mengapa Islam memperbolehkan wanita untuk mengenakan emas?
Diantara hikmahnya ditinjau dari sisi medis ini adalah, wanita tidak menderita masalah ini karena setiap bulan, partikel berbahaya tersebut keluar dari tubuh wanita melalui menstruasi.

Subhanallah, itulah diantara hikmah mengapa agama Islam melarang laki-laki memakai emas. Nabi Muhammad menyampaikan larangan itu 1400 tahun yang lalu, padahal beliau tidak pernah belajar ilmu fisika.

Al-Bukhari dan Muslim masing-masing dari Al-Bara' bin Azib radhiyallahu 'anhu, bahwa ketika Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam melihat seorang laki-laki memakai cincin emas di tangannya, maka beliau memintanya supaya mencopot cincinnya, kemudian melemparkannya ke tanah. (HR. Bukhari dan Muslim)

Wallahu'alam Bish Shawab

Sumber: http://www.bersamadakwah.com/2013/09/terungkap-hikmah-medis-di-balik.html

Dahsyatnya Kekuatan Basmalah


Basmalah adalah bagian dari ayat yang ada dalam Al-Quran, ia adalah kalam Allah yang Maha Agung dan Maha Perkasa. Tentunya tidak akan sama dengan perkataan manusia. Mungkin sebab minimnya pemahaman kita seputar makna Basmalah atau tidak tahunya kita akan kedahsyatan fungsinya, sehingga kita menyepelekan bacaan tersebut. Atau sewaktu kita membacanya tidak merasakan nuansa yang religius dan juga tidak merasakan kehadiran Allah bersamanya. Sebabnya, saat kita lupa membaca Basmalah di setiap memulai aktifitas dan kegiatan, kita tidak merasa ada sesuatu yang kurang atau ganjil. Padahal kalau kita simak bagaimana terjadinya perubahan fenomena alam saat Basmalah itu turun, kita akan menjumpai betapa dahsyatnya kalimat Basmalah tersebut. Dan betapa pentingnya kalimat itu untuk diucapkan saat memulai segala aktifitas. Simaklah yang dikemukakan sahabat Rasulullah SAW di bawah ini yang menceritakan terjadinya perubahan alam saat turun ayat Basmalah!

Jabir bin Abdullah berkata: “Saat Bismillahir rahmanir rahim turun, mendung tebal bergeser dan bergerak ke arah timur dan angin pun terhenti, air laut bergelora dan bergelombang, hewan-hewan mendengarkannya dengan seksama, dan syetan-syetan dilempari bintang dari arah langit. Dan Allah bersumpah dengan kemuliaan dan keagungan-Nya, bahwa tidaklah sesuatu dinamakan dengan menggunakan nama-Nya kecuali Allah akan memberkahinya.” (Tafsir Ibnu Katsir: 1/22 dan Fathul Qadir: 1/18).

Lalu Aisyah menguatkan apa yang dinyatakan Jabir di atas dengan perkataannya: “Saat Saat Bismillahir rahmanir rahim turun, bergetarlah gunung-gunung, sampai para penduduk Mekkah mendengar gemuruhnya. Mereka berkata ‘Muhammad telah menyihir gunung-gunung’. Lalu Allah mengirim mendung tebal hingga menaungi para penduduk Mekkah. Lalu Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa membaca Basmalah dengan keyakinan yang mantap, maka gunung-gunung akan bertasbih bersamanya, hanya saja dia tidak mendengar suara tasbihnya sama sekali.” (HR. Abu Na’im dan ad-Dailami)

Berikut ini beberapa riwayat yang menjelaskan dahsyatnya lafadz Basmalah bila diucapkan oleh seorang mukmin dengan hati yang khusus dan yakin, sehingga ia bisa merasakan kebesaran Allah dan membenarkan sabda Rasul-Nya.

1. Melemahkan Kekuatan Syaitan dan Mengecilkan Bentuknya

Apakah Basmalah bisa membuat syaitan loyo dan mengecil? Pertanyaan seperti itu selalu timbul bila kita tidak tahu keagungan dan untaian lafadz Basmalah, dan juga tidak menyadari siapa yang memiliki lafadz tersebut. Jangankan syetan yang lemah dan pengecut, gunung yang besar dan kokoh pun luluh lantak bila diturunkan Al-Quran padanya. Sebabnya, marilah kita simak dengan seksama dan kita pahami dengan kaca mata keimanan kita, apa sabda Rasulullah SAW berikut ini agar keraguan yang masih menyelimuti hati kita cepat sirna.

Dari Walid Abdul Malih, dari seorang lelaki ia berkata: “Aku pernah dibonceng Rasul di atas keledainya. Saat keledai itu tersandung, aku berkata: ‘Celakalah syetan!’ Rasul bersabda, ‘Janganlah berkata seperti itu sebab syetan akan membesar sampai sebesar rumah lalu berkata : ‘Aku telah membantingnya dengan kekuatanku’. Akan tetapi bacalah Bismillah , sebab bila kamu baca itu (Bismillah) ia akan mengecil hingga sekecil lalat.” (HR. Abu Daud dan Nasai, dan dishahihkan al-Albani).

Oleh sebab itu janganlah selalu mengaitkan kejadian-kejadian yang terjadi di sekitar kita atau musibah besar yang ada dengan ulah dan rekayasa syetan. Apalagi sampai meyakini bahwa syetanlah sebagai pelaku utamanya. Sebab perbuatan seperti itu bisa menafikan kekuasaan Allah sebagai pengatur jagat raya ini atau paling tidak kita termasuk orang yang menduakan Allah bila berkeyakinan seperti itu. Justru kita harus mengambil hikmah atau pelajaran dari setiap kejadian, yang bisa mendekatkan diri kita pada Allah dan semakin takut dengan adzab-Nya.

2. Membuat Syaitan Muntah-Muntah

Sifat dan tabiat syaitan hampir sama dengan sifat manusia. Mereka bisa marah, sedih, senang atau gembira. Mereka juga makan dan minum dan terkadang mereka juga bisa muntah-muntah. Dan tahukah Anda bacaan apa yang bisa membuat syetan muntah-muntah? Bacaan tersebut adalah Basmalah. Bila seseorang lupa membaca Basmalah di permulaan makan, lalu ingat di tengah-tengahnya atau menjelang akhirnya, lalu membaca Basmalah , maka syetan akan memuntahkan apa yang telah dimakannya bersama orang tersebut. Inilah informasi keghaiban yang bisa kita ketahui dari sabda Rasulullah SAW sebagai berikut.

Umaiyah bin Makhsyi berkata: “Saat Rasul s.a.w sedang duduk, ada seorang laki-laki sedang makan dan tidak baca Bismillah sampai makannya hampir habis hanya tinggal satu suapan. Lalu saat dia menyuapkan suapan itu ke mulutnya, dia membaca: ‘Bismillahi awwalahu wa akhirahu’ (Dengan nama Allah di awal dan di akhirnya). Lalu tertawalah Rasulullah SAW  lalu bersabda, ‘Syaitan masih terus makan bersamanya, tapi saat dia membaca Bismillah, syetan pun langsung memuntahkan apa yang ada di perutnya.’” (HR. Abu Daud).

3. Memblokir masuknya Syaitan ke Rumah

Banyak orang yang salah kaprah dalam mengambil solusi atau salah langkah dalam mengambil sikap, saat ingin membentengi rumahnya dari gangguan syetan. Ada yang menanam jimat dalam area pekarangannya, menempel rajah dalam rumahnya atau memanggil ‘orang pintar’ dan dukun untuk memasang pagar ghaib. Padahal pagar ghaib yang mereka lakukan tidak sesuai dengan tuntunan Rasulullah SAW, alias menyimpang dan sesat.

Sebetulnya setiap muslim bisa melakukan sendiri untuk membentuk pagar ghaib bagi rumahnya dengan cara yang islami, tidak usah mendatangkan mereka (dukun-dukun). Dan pagar ghaib yang ditawarkan Islam sangat sederhana, tidak butuh sesajen atau tumbal atau pun gerakan-geraan silat dan mantera-mantera. Yang dibutuhkan hanyalah keyakinan kita yang mantap terhadap keagungan dan kekuasaan Allah, serta keikhlasan yang tulus saat melakukannya. Yaitu dengan membaca Basmalah saat masuk rumah atau menutup pintu, niscaya syetan akan terblokir dan terhalang untuk masuk rumah kita. Seperti sabda Rasulullah SAW dalam hadits berikut,

Rasulullah SAW bersabda, “…Dan tutuplah pintu kalian seraya membaca Bismillah, sebab syetan tidak akan mampu membuka pintu yang tertutup (dengan baca Bismillah) …”. (HR. Bukhari dan Muslim),

4. Memproteksi Diri dari Gangguan Syaitan Sepanjang Hari

Syaitan adalah musuh utama hamba-hamba Allah yang beriman. Dan mereka akan selalu menggoda dan mengganggu hamba-hamba-Nya sampai hari kiamat. Tapi para manusia ada yang menyadari hal itu, lalu membentengi diri mereka dari gangguan syaitan. Dan ada juga yang tidak menyadarinya sehingga mereka menjadi sasaran tembak yang mudah dibidik. Bahkan ada dengan sadar atau tidak, malah menjadikan syaitan sebagai teman dan pengawal hidupnya.

Orang yang berakal sehat pasti akan berusaha sekuat tenaga untuk membentengi dirinya dari musuh-musuhnya, termasuk syaitan. Dan Islam telah mengajarkan pada para pemeluknya bagaimana cara membentengi secara benar. Tidak dengan benda-benda keramat atau jimat-jimat sesat. Apalagi dengan mendatangi dukun-dukun yang notabene mereka adalah agen-agen syaitan di bumi ini. Perbentengan diri yang diajarkan Rasulullah SAW sangatlah mudah, dengan membaca doa-doa di waktu pagi dan sore. Salah satu doa yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah Basmalah ditambah lafadz lain sebagaimana dalam hadits yang diriwayatkan oleh Utsman bin Affan berikut ini.

Utsman bin Affan berkata: “Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda, ‘barang yang membaca doa ini disaat sore tiba: ‘Dengan nama Allah (Bismillah), yang dengan (nama)-Nya tidak akan bisa membahayakan sesuatu pun yang ada di bumi dan di langit, dan Dia Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (tiga kali), maka ia tidak akan ditimpa musibah yang tiba-tiba sampai pagi hari. Dan barangsiapa yang membacanya di sore hari, maka ia tidak akan ditimpa musibah yang tiba-tiba sampai sore hari.” (HR. Tirmidzi, dan dishahihkan al-Albani).

5. Perisai Diri dari Kerajaan yang Ada di Luar Rumah

Sering kita membaca kabar di media cetak atau menyaksikan berita di televisi, atau pun mendengar dari penuturan teman akan banyaknya kejahatan dan tindakan kriminalitas di jalan-jalan. Ada yang bentuknya kriminalitas murni dengan menggunakan tenaga manusia saja, dan ada juga kriminalitas yang melibatkan jin atau syaitan dengan memakai ilmu hitam atau sihir. Kedua kejahatan tersebut pelakunya adalah syaitan, syaitan yang berasal dari golongan jin dan syetan dari golongan manusia. Atau memang hasil kolaborasi dan kerja sama antara keduanya.

Rasulullah SAW telah mengajarkan pada kita suatu doa yang bisa menjadi perisai diri yang ampuh dari berbagai macam kejahatan yang ada Insya Allah diri kita akan senantiasa dalam penjagaan Allah dari hal-hal yang tidak kita inginkan saat kita berada di luar rumah. Dengan membaca Basmalah dan doa yang telah diberitahukan Rasulullah SAW pada kita dalam hadits berikut, insya Allah kita akan aman dari segala macam gangguan yang ada di luar rumah. Bacaan tersebut kit abaca saat keluar dari rumah.

Anas bin Malik berkata:Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa keluar dari rumahnya membaca: Bismillah , aku bertawakkal pada Allah, tiada daya dan kekuatan kecuali bersama Allah”, maka dikatakan padanya: ‘Kamu telah tercukupi dan terlindungi’, dan syaitan pun akan menjauh darinya’.” (HR. Abu Daud dan dishahihkan al-Albani).

6. Menutup Penglihatan Jin

Bila ingin menutup penglihatan manusia kita bisa menutup matanya dengan telapak tangan, kain yang tebal atau diberi kacamata seperti kacamata kuda. Agar mata mereka tidak jelalatan dan liar. Kalau tidak begitu kita harus menutup aurat kita dengan kain yang tidak transparan dan juga tidak ketat. Dan bila kita ingin menanggalkan pakaian, maka kita harus mencari tempat yang tertutup dan tidak tembus pandang. Dengan itu aurat kita akan terlindung dari mata manusia.

Tapi bagaimana kalau kita ingin menutup pandangan jin, agar aurat kita tidak menjadi tontonan yang gratis bagi mereka? Sebab mereka selalu mengikuti kita di mana saja, termasuk saat dalam kamar atau bilik dan ruangan tertutup. Islam telah mengajarkan kita cara untuk menutup penglihatan jin, terutama saat kita menanggalkan pakaian atau mandi di kamar mandi, yaitu dengan membaca Basmalah .

Anas bin Malik berkata: Rasulullah SAW bersabda, “Yang bisa menutupi aurat anak Adam (manusia) dari pandangan mata jin, saat hendak menanggalkan pakaiannya adalah membaca: “Bismillahi ladzi la ilaha illa huwa (Dengan nama Allah yang tiada Tuhan selain Dia).” (HR. Ibnus Sunni)

Ali bin Abi Thalib juga berkata: Rasulullah SAW bersabda: “Sebagai penutup aurat anak Adam (manusia) dari pandangan mata jin, saat memasuki WC atau toilet adalah membaca Bismillah”. (HR. Tirmidzi dan dishahihkan oleh al-Albani).

7. Melindungi Generasi dari Gangguan Syetan

Anak-anak kita adalah generasi penerus kita, mereka juga menjadi target sasaran gangguan syaitan sebagaimana kita juga. Banyak sekali orang tua yang tidak menyadari hal itu, atau berfikir bahwa anak-anak adalah masih suci yang tidak mungkin diganggu syaitan. Itu adalah pemikiran yang salah. Sebab al-Quran dan hadits telah menginformasikan pada kita bahwa anak juga menjadi sasaran bidik syaitan. Bahkan sejak awal kelahirannya syaitan sudah melakukan gangguan dan godaan. Jangan heran kalau menjumpai anak yang kesurupan, atau kena penyakit yang tidak wajar atau mengalami hal-hal aneh lainnya.

Oleh sebab itu janganlah memberi kesempatan bagi syetan untuk mencuri start, kita harus melakukan penjagaan dan perbentengan anak sejak dini, yaitu sejak mendatangi istri/suami kita dan melakukan persetubuhan. Janganlah terlena dengan kehangatan dan kenikmatan, lalu kita melalaikan Tuhan. Awalilah kenikmatan Anda dengan menyebut nama Allah (baca Basmalah ) dan ditambah dengan membaca doa perlindungan.Rasulullah SAW mengajarkan pada kita doa sebagai berikut.

Rasulullah SAW bersabda, “Bila salah seorang dari kalian ingin mendatangi isterinya (menyetubuhinya), bacalah! Bismillah , Ya Allah jauhkanlah kami dari syetan dan jauhkanlah syetan dari yang akan Engkau rizkikan pada kami (anak). Sebab bila Allah mentakdirkan bagi keduanya seorang anak, maka syaitan tidak akan bisa mencelakakannya selamanya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

8. Memboikot Syetan yang Anda di Dalam Rumah

Bagaimana cara kita memboikot atau mengembargo syetan? Sementara kita tidak bisa melihat mereka dan tidak tahu persis makanan dan minuman yang disukai syaitan atau yang menjadi akanan favoritnya. Tapi perlu diketahui bahwa syaitan akan selalu berusaha untuk nimbrung, ikut serta makan bersama orang yang makan seperti yang telah dijelaskan Rasulullah SAW dalam haditsnya.

Rasulullah SAW telah mengajarkan cara memboikot syaitan, terutama syaitan yang ada dalam rumah. Sehingga bila masih ada syaitan dalam rumah kita, mereka akan menjadi kurus kering, loyo dan lemas yang akhirnya tidak betah untuk tinggal berlama-lama di dalam rumah insya Allah. Dan resepnya sangat sederhana, tapi butuh ketelatenan dan keistiqomahan kita, yang dengan membaca Basmalah setiap masuk rumah seperti sabda Rasul:

Rasulullah SAW bersabda, “Bila seseorang masuk rumahnya, lalu membaca Bismillah saat masuk dan pada saat makan, maka syaitan berkata (pada teman-temannya): ‘Tidak ada tempat bermalam dan tidak ada makan malam bagi kalian.’ Tetapi bila seseorang masuk rumahnya dengan tidak membaca Bismillah, maka syetan berkata (pada teman-temannya): “Kalian dapat bermalam.’ Bila tidak menyebut nama Allah saat makan, maka syetan berkata (pada teman-temannya: ‘Kalian dapat tempat bermalam dan makan malam.” (HR. Muslim)

9. Sebagai Obat yang Mujarab dan Ampuh

“Setiap penyakit pasti ada obatnya”, begitulah Rasulullah SAW memberitahukan pada kita. Maka dari itu kita disuruh untuk mencari kesembuhan bila ada penyakit yang kita rasakan. Baik penyakit jasmani maupun penyakit rohani. Meskipun demikian, kita tidak boleh menghalalkan segala cara dalam mencari kesembuhan. Obat haram atau praktik pengobatan yang berbau syirik haruslah kita jauhi.

Segala jenis penyakit, yang mampu menyembuhkannya hanyalah Allah. Oleh sebab itu janganlah melupakan Allah dalam berusaha mencari kesembuhan. Dengan tidak mengkonsumsi yang haram atau mendatangi yang syirik. Bila Anda dokter, maka bacalah Basmalah sebelum memeriksa pasien / menyuntik.

Begitu juga para pasien atau orang yang sakit, bacalah Basmalah saat berobat atau saat minum obat. Sebab dengan membaca Basmalah  berarti kita sudah melibatkan Allah dalam mencari kesembuhan dan itulah unsur pokok kesembuhan dalam komposisi obat, sebagaimana yang dikatakan oleh Ali bin Abi Thalib.

Ali bin Abi Thalib berkata: “Bismillahi” adalah obat dari segala macam penyakit dan ialah unsur pokok dalam segala macam obat.

“Rahman” adalah penolong bagi setiap orang yang beriman pada Allah, dan nama tersebut tidak digunakan untuk menemani yang lainnya selain Allah.

“Rohim” adalah penolong bagi orang yang bertaubat dan beriman pada Allah serta beramal shalih. (Tafsir al-Munir: 1/48).

10. Mendatangkan Berkah

Berkah yang kita maksud di sini adalah kebaikan dan ketenangan yang bertambah. Keberkahan dalam segala hal itulah yang selalu kita cari terus-menerus. Mendapatkan pekerjaan yang membawa berkah, rizki yang berkah, hidup yang berkah, rumah tangga yang membawa berkah, serta makanan yang mengandung berkah.

Agar makanan yang kita suap, serta minuman yang kita teguk membawa berkah resepnya mudah. Makan secara bersama-sama atau berjamaah dan jangan lupa membaca Basmalah . Kita semua berharap dari makanan serta minuman yang kita konsumsi bisa membuat perut kita kenyang, menjadikan kita kuat dan bersemangat untuk ibadah pada Allah. Dan daging yang ditumbuhkan pun bukan daging yang akan menjadi bahan bakar api neraka.

Wahsyi bin Harb berkata: Para sahabat mengadu pada Rasulullah SAW  Wahai Rasulullah SAW  Kami telah makan, tapi kami tidak kenyang-keyang. Rasulullah SAW bertanya, “Mungkin kalian makannya terpisah-pisah (tidak berkumpul)? Mereka menjawab: ‘Ya’. Rasulullah SAW bersabda, “Maka berkumpullah kalian saat makan, dan bacalah Basmalah, niscaya Allah akan memberkahi makanan kalian.” (HR. Abu Daud dan Ibnu Majah).

Wallahu a'lam bish shawab

Sumber: http://islamterbuktibenar.net

3 Manfaat Hubungan Badan Bagi Istri Berdarsarkan Penelitian


Sungguh, Islam adalah agama yang sempurna dan sesuai dengan fitrah manusia. Islam mensyariatkan pernikahan, yang dengannya seorang suami dan seorang istri saling berbagi menunaikan kewajiban dan mendapatkan haknya. Salah satu diantara hal yang paling penting adalah hubungan suami istri (jima’).

Jima’ ternyata memiliki banyak manfaat, bukan hanya semata memenuhi kebutuhan biologis. Beberapa penelitian terbaru mengungkapkan tiga manfaat jima’ bagi istri.

1. Membuat istri lebih berbahagia

Survei yang dilakukan majalah Top Sant di Inggris mengungkapkan, 22 persen wanita yang ‘bercinta’ lebih dari dua kali sepekan mengaku sangat bahagia, dibandingkan hanya 15 persen yang ‘bercinta’ setiap dua sampai tiga bulan.

"Berhubungan suami istri bukan barang mewah, tapi ini sangat penting. Hubungan suami istri membantu mengurangi stres, meningkatkan daya tahan tubuh dan memberi rasa kebahagiaan," jelas pakar seks Tracey Cox, dikutip dari Dailymail, Jum’at (6/9).

2. Membuat istri lebih cerdas

Sebuah penelitian yang dipublikasikan telegraph.co.uk bulan lalu menunjukkan hasil bahwa orgasme yang dialami wanita tidak hanya memberikan kepuasan, tetapi juga dapat meningkatkan kecerdasan. Seorang ilmuwan bernama profesor Barry Komisaruk menemukan bahwa orgasme pada wanita dapat mengaktifkan beberapa daerah di otak. Selain itu, orgasme dapat mengurangi rasa sakit.

Peningkatan kecerdasan karena orgasme ini bahkan lebih baik dibandingkan bermain teka-teki atau permainan yang mengasah pikiran. Saat mengasah otak dengan game, hanya sebagian kecil bagian otak yang aktif. Sedangkan saat orgasme, semua bagian otak aktif.

3. Membuat istri lebih nyaman dan sayang suami

Riset lain yang juga dipublikasikan pada bulan Agustus mengungkapkan bahwa berhubungan suami istri membuat wanita merasa lebih dekat dengan suaminya.

Jima' yang Bagaimana
Lalu jima’ seperti apakah yang mendatangkan tiga manfaat tersebut? Poin dua agaknya cukup jelas menyebut syaratnya: orgasme. Sedangkan poin tiga, selain tidak mengabaikan itu juga menekankan kelembutan dan keharmonian. Keduanya, perlu didahului dengan pemanasan, atau ar rasuul, atau mubasyarah, yang dalam istilah populernya disebut foreplay.

Dalam hadits dijelaskan pentingnya ar rasuul atau foreplay ini:
“Janganlah salah seorang dari kalian menjima’ istrinya seperti binatang ternak mendatangi pasangannya. Tetapi hendaklah ada ar rasuul antara keduanya.” Ditanyakan kepada beliau, “Apakah ar rasuul itu wahai Rasulullah?” Beliau menjawab, “Ciuman dan kalimat-kalimat obrolan (mesra)” (HR. Ad Dailami)
Jika start awalnya adalah ar rasuul, suami perlu memastikan istrinya sampai ke finish. Minimal satu kali finish. Dan finishnya adalah inzaal/orgasme.

Demikian pentingnya istri mendapatkan hal ini, sehingga dinasehatkan dalam hadits:
“Apabila salah seorang diantara kamu menjima’ istrinya, hendaklah ia menyempurnakan hajat istrinya. Jika ia mendahului istrinya, maka janganlah ia tergesa meninggalkannya.” (HR. Abu Ya’la)
Wallahu a’lam bish shawab. [Abu Nida]

Sumber: http://www.bersamadakwah.com/2013/09/3-manfaat-jima-bagi-istri-hasil-riset.html

Fakta Ilmiah: Bacaan Al-Qur'an Meningkatkan Kesehatan Jasmani & Rohani


Tak ada lagi bacaan yang dapat meningkatkan terhadap daya ingat dan memberikan ketenangan kepada seseorang kecuali membaca Al-Qur’an…”.

Dr. Al Qadhi, melalui penelitiannya yang panjang dan serius di Klinik Besar Florida Amerika Serikat, berhasil membuktikan hanya dengan mendengarkan bacaan ayat-ayat Alquran, seorang Muslim, baik mereka yang berbahasa Arab maupun bukan, dapat merasakan perubahan fisiologis yang sangat besar.

Penurunan depresi, kesedihan, memperoleh ketenangan jiwa, menangkal berbagai macam penyakit merupakan pengaruh umum yang dirasakan orang-orang yang menjadi objek penelitiannya. Penemuan sang dokter ahli jiwa ini tidak serampangan.

Penelitiannya ditunjang dengan bantuan peralatan elektronik terbaru untuk mendeteksi tekanan darah, detak jantung, ketahanan otot, dan ketahanan kulit terhadap aliran listrik. Dari hasil uji cobanya ia berkesimpulan, bacaan Alquran berpengaruh besar hingga 97% dalam melahirkan ketenangan jiwa dan penyembuhan penyakit.

Penelitian Dr. Al Qadhi ini diperkuat pula oleh penelitian lainnya yang dilakukan oleh dokter yang berbeda. Dalam laporan sebuah penelitian yang disampaikan dalam Konferensi Kedokteran Islam Amerika Utara pada tahun 1984, disebutkan, Al-Quran terbukti mampu mendatangkan ketenangan sampai 97% bagi mereka yang mendengarkannya.

Kesimpulan hasil uji coba tersebut diperkuat lagi oleh penelitian Muhammad Salim yang dipublikasikan Universitas Boston. Objek penelitiannya terhadap 5 orang sukarelawan yang terdiri dari 3 pria dan 2 wanita. Kelima orang tersebut sama sekali tidak mengerti bahasa Arab dan mereka pun tidak diberi tahu bahwa yang akan diperdengarkannya adalah Al-Qur’an.

Penelitian yang dilakukan sebanyak 210 kali ini terbagi dua sesi, yakni membacakan Al-Qur’an dengan tartil dan membacakan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an. Kesimpulannya, responden mendapatkan ketenangan sampai 65% ketika mendengarkan bacaan Al-Qur’an dan mendapatkan ketenangan hanya 35% ketika mendengarkan bahasa Arab yang bukan dari Al-Qur’an.

Al-Qur’an memberikan pengaruh besar jika diperdengarkan kepada bayi. Hal tersebut diungkapkan Dr. Nurhayati dari Malaysia dalam Seminar Konseling dan Psikoterapi Islam di Malaysia pada tahun 1997. Menurut penelitiannya, bayi yang berusia 48 jam yang kepadanya diperdengarkan ayat-ayat Al-Qur’an dari tape recorder menunjukkan respons tersenyum dan menjadi lebih tenang.

Sungguh suatu kebahagiaan dan merupakan kenikmatan yang besar, kita memiliki Al-Qur’an. Selain menjadi ibadah dalam membacanya, bacaannya memberikan pengaruh besar bagi kehidupan jasmani dan rohani kita. Jika mendengarkan musik klasik dapat memengaruhi kecerdasan intelektual (IQ) dan kecerdasan emosi (EQ) seseorang, bacaan Al-Qur’an lebih dari itu. Selain memengaruhi IQ dan EQ, bacaan Al-Qur’an memengaruhi kecerdasan spiritual (SQ).

Mahabenar Allah yang telah berfirman, “Dan apabila dibacakan Al-Qur’an, simaklah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat” (Q.S. 7: 204).

Sumber: http://www.arrahmah.com/read/2012/06/26/21226-penelitian-ilmiah-pengaruh-bacaan-al-quran-pada-syaraf-otak-dan-organ-tubuh-lainnya-subhanallah-menakjubkan.html

Dakwah Karena Allah


Sahabat-sahabat yang dirakhmati Allah, ketahuilah bahwa tujuan kita berdakwah bukan untuk orang lain, tetapi sesungguhnya untuk diri kita sendiri. Bukan karena kita lebih paham, lebih shalih, sehingga perlu berbagi, tetapi karena kita butuh pertolongan Allah Swt.

Pertolongan Allah dalam bahasa Al Quran dibahasakan dengan kata "rahmat". Dalam QS 57:28 dikatakan bahwa Rahmat Allah itu ada 2 bagian: (1) diampuni Allah dari segala dosa (2) diberikan cahaya yang dengan cahaya tersebut seorang manusia dapat berjalan dalam kehidupan ini.

Sedikit orang yang menyadari bahwa dari waktu-waktu hidupnya sesungguhnya yang dilakukan hanya menumpuk dosa-dosa dan kesalahan. Keshalihan dan pahala yang dibuatnya tidak akan pernah dapat mencukupi menutupi kesalahan yang dilakukan. Silakan kita evaluasi diri kita sendiri.

Banyak perintah Allah baik lahiriah maupun bathiniah yang kita langgar. Banyak ke-dzaliman yang kita lakukan kepada orang lain. Bahkan tanpa disadari banyak sekali diri kita melakukan ke-dzaliman terhadap diri kita sendiri (QS 3:135). Sedikit yang menyadari bahwa ketika kita makan dan minum secara serampangan, sesungguhnya adalah bentuk pendzaliman terhadap tubuh kita. Ketika sedikit berolah raga, sesungguhnya bentuk penganiayaan diri kita. Itu baru yang lahiriah, belum bentuk pendzaliman yang bathiniah, seperti seringnya kita mengikuti keinginan hawa nafsu dan ego kita dalam hidup ini.

Dalam sebuah hadits diceritakan suatu waktu Muadz bin Jabal berjalan bersama Rasulullah Saw. Rasulullah menceritakan bagaimana sebuah amal yang dilakukan manusia, dibawa oleh malaikat kepada Allah dengan melalui pintu-pintu pemeriksaan. Ada 7 pintu yang harus dilalui. Dimana setiap amal diperiksa sungguh-sungguh *kebersihannya*. Saking sulitnya pemeriksaan tersebut, sambil menangis tersedu-sedu Muadz bertanya ke Rasulullah: "Ya Rasulullah Saw adakah yang dapat selamat dengan pemeriksaan itu?" Rasulullah Saw menjawab: "Tidak ada, kecuali orang yang ditolong oleh Allah!"

Sahabat-sahabat

Buat seorang yang bertaubat, mereka sangat penuh pengharapannya akan pertolongan Allah Swt. Mereka menyadari bahwa tidak akan bisa mereka terlepas dari dosa dan kesalahan kalau tidak ditolong oleh Allah. Sebagaimana yang dikatakan dalam QS 24:21 "sekiranya bukan karena fadilah dan rahmat Allah niscaya tidak ada seorang pun yang bersih selama-lamanya".

Kesadaran tentang rahmat Allah ini menjadi *penggerak* ibadah-ibadah mereka. Menjadi sumber motivasi yang tidak pernah habis dari dakwah yang mereka lakukan. Bukan lagi pujian, nama harum atau balasan material alasan mereka berdakwah, tetapi karena mereka sangat penuh harap terhadap pertolongan Allah.

Sahabat-sahabat.

Jalan utama hadirnya rahmat Allah kepada kita adalah dengan kita menolong orang lain. 

Dakwah esensinya adalah menolong orang lain. Menolong agar orang lain dapat mengenal Tuhannya. Bukan sekedar cari jamaah. Bukan pula semata-mata membuat masjid yang kosong menjadi penuh sesak. Sebagaimana selayaknya sebuah pertolongan, harus dilakukan sepenuh hati, semaksimal mungkin, karena pada dasarnya mereka adalah tamu-tamu Allah. Tentu Allah akan tersenyum ketika kita melayani dengan tulus dan baik tamu-tamu-Nya.

Dalam QS 47:7 Allah berkata: "Siapa yang menolong Allah, niscaya Allah akan menolongnya dan menegakkan keadaannya". Menolong, melayani tamu-tamu Allah pada dasarnya adalah sebuah wujud "menolong Allah".

Sahabat-sahabat

Kalau kita masih sering kecewa dengan sedikitnya jumlah jamaah yang hadir. Kecewa dengan sedikitnya orang yang setuju dengan pendapat kita, semangat bila banyak orang yang mendukung, dan surut ketika kegiatan tidak *ramai*, sesungguhnya ini adalah cermin yang jernih bahwa kita melakukan dakwah bukan karena berharap pertolongan Allah, tetapi karena yang lainnya.

Kalau ini yang terjadi, suatu waktu kita akan menyesal mendapatkan amal-amal kita yang besar menjadi aktifis dakwah kampus, namun ternyata hanyalah debu yang berterbangan. Tidak bernilai sama sekali dihadapan Allah Swt.

Semoga kita menyadari hal ini, dan menjadikan segala jerih payah kita dalam beribadah dan berdakwah menjadi ungkapan seluruh jiwa raga kita: "Ya Allah tolonglah hamba... Ya Allah tolonglah hamba..."

Oleh: Iman Suhadi
islamedia.com

Kisah Keajaiban Shalat Malam


Allah SWT adalah Dzat Yang Maha Memuliakan. Oleh karna itu, Dia berhak memuliakan siapa saja dari hamba-Nya yang dikehendali-Nya. Akan tetapi hal ini tidak terlepas dari ketaatan si hamba itu sendiri dalam beribadah kepada-Nya. Dari situ, jika kita ingin dimuliakan Allah SWT, maka kita harus rajin beribadah kepada-Nya dan memperbanyak amal saleh.



Seperti Kisah Teladan Islami berikut ini antara seorang pencuri dan orang yang beriman yang bernama Ahmad ibnu Khuzruya.
Pada suatu malam, seorang pemcuri telah memasuki rumah Ahmad. Dengan lihainya si pencuri itu menggeledah seluruh barang yang dimiliki Ahmad. Tetapi, betapa kecewanya si pencuri itu karena ia tidak menemukan apa-apa di dalam rumah.

Maka ia pun segera beranjak pergi meninggalkan rumah Ahmad.
Ketika hendak melangkahkan kakinya keluar pintu rumah, Ahmad segera memergokinya dan memanggilnya,
"Wahai pemuda, Ambillah air di dalam sumur dengan timba lalu bersihkanlah dirimu (wudhu) dan shalatlah. Nanti jika aku medapatkan sesuatu, maka akan kuberikan kepadamu semuanya agar kamu tidak keluar dari rumah ini dengan tangan kosong."

Bukan main terkejutnya pencuri itu, ditambah dia merasa keheranan dengan perkataan Ahmad ibnu Khuzuruyah. Si pencuri segera mengambil air wudhu dan mengerjakan shalat malam. Ketika keesokan harinya, tiba-tiba saja ada seorang laki-laki datang kepada Ahmad dengan membawa uang 100 dirham untuk diberikan kepada beliau. Setelah uang itu berada di tangan Ahmad, beliaupun lalu memberikan uang itu kepada si pencuri seraya berkata,
"Ambillah uang ini sebagai hadiah dari shalatmu tadi malam."

Setelah mendengar perkataan Ahmad, hati dan seluruh tubuh pencuri itu menjadi bergetar. Tanpa disadari, air mata pun telah menetes di pipinya. Lalau si pencuri berkata,
"Sesungguhnya aku telah menempuh jalan yang salah, tetapi hanya dengan shalat satu kali saja, Allah SWT telah memberikan anugerah kepadaku sebanyak ini. Sungguh aku orang yang tidak tahu malu."

Setelah peristiwa di pagi itu, si pencuri benar-benar ingin bertaubat dari segala apa yang diperbuatnya selama ini dan ingin kembali ke jalan yang benar. Bahkan ia pun menolak uang pemberian dari Ahmad Ibnu Khusruya dan ingin menjadi murid beliau untuk belajar agama Islam.

Demikianlah kisahnya.
Jika Allah SWT sudah berkehendak untuk memuliakan seseorang, maka Dia pun akan memberikan hidayah dan kemudahan kepadanya dalam menjalankan syariat-Nya, seperti dalam kisah shlat malam di atas.

Sumber: http://kisahislamiah.blogspot.com

3 Hal Yang Membuat Iblis Menangis Keras

Iblis sangat sedih ketika manusia mendapatkan peluang untuk menghapus dosa-dosanya. Dalam beberapa riwayat disebutkan setidaknya ada tiga hal yang membuat iblis menangis, yaitu keutamaan Surat Al-Fatihah, saat Rasulullah SAW lahir, dan ketika seorang mukmin mengucap. salam

Pertama, ketika diturunkannya Surat Al-Fatihah
Surat Al-Fatihah adalah surat yang paling afdhol di dalam Al Qur'an.

Kedua, ketika Nabi Muhammad SAW lahir
Nabi Muhammad SAW makhluk yang paling mulia sejagad raya. Karena berkat bimbingan Beliau, orang yang sudah memiliki dosa setumpuk gunung bisa terhapus dosanya hanya dengan mengucapkan syahadat saja.

Ceritanya, pada jaman Rasulullah SAW ada orang yang tua renta kisaran berumur 100 tahun lebih mengadu kepada Rasulullah SAW.

"Ya Rasulullah, apakah agamamu bisa menghapuskan dosa-dosa yang telah aku perbuat, yang mana dosaku setumpuk gunung, berzina, mabuk, berjudi dan sebagainya dan kalau dikumpulkan akan melebihi dosa orang yang paling banyak dosanya di muka bumi ini," kata orang tua itu.
"Bisa," jawab Rasulullah SAW.
"Lalu apa yang harus aku lakukan?" tanya orang tua itu.
Kemudian Rasulullah SAW bersabda,
"Ucapkanlah Syahadat."

Kemudian orang tua itu pergi menuju rumahnya.
Selang 3 hari kemudian terdengar kabar kalau orang tua itu meninggal dunia dan Rasulullah SAW pun bersabda,
"Orang tersebut termasuk golongan orang yang masuk surga."

Ketiga, ketika seorang muslim mengucapkan salam.
Ternyata ucapan salam dari seorang mukmin ke mukmin lainnya juga bisa membuat iblis menangis dengan kerasnya. Hal iniseperti yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas ra, Ibnu Abbas berkata,
"Sesungguhnya iblis yang terkutuk itu akan menangis pada saat seorang mukmin bersalam dan dia (iblis) berkata,
"Aduh, celakanya, kedua mukmin itu tidak akan berpisah melainkan akan diampuni dosa-dosanya."

Rasulullah SAW sendiri sangat menekankan ucapan salam bagi seorang mukmin sebelum perkataan lain diucapkan. Dalam hadits, Rasulullah SAW bersabda,
"Barangsiapa yang berbicara sebelum memberi salam, maka janganlah kamu jawab."

Hadits lainnya ada yang mengatakan.
Rasulullah SAW bersabda,
"Orang yang berkendaraan hendaklah memberi salam kepada orang yang berjalan kaki, orang yang berjalan kaki hendaklah memberi salam kepada orang yang duduk, dan orang yang sedikit hendaklah memberi salam kepada orang yang banyak."

Itulah 3 hal yang bisa membuat iblis menagis denga keras. Sungguh sangatlah beruntung kita ini dengan lahirnya Nabi Muhammad SAW.

Hadits Tentang Matahari Terbit Dari Barat Terbukti Secara Ilmiah


Peristiwa akan terbitnya matahari dari barat sudah dibuktikan dengan kajian ilmiah yang dilakukan oleh ilmuwan fisika dari ukraina. Ilmuwan tersebut bernama Dimitry Boliakov yang sebelumnya menganut agama lain akhirnya masuk islam setelah dia menemukan sebuah hadits yang cocok dengan analisanya.

Berikut ini sedikit kisah tentang kajiannya.

Demitri bersama dengan Profesor Nicolai Kosinikov sebagai pimpinannya, melakukan sebuah sample yang diuji di laboratorium untuk mempelajari teori modern yang menjelaskan perputaran bumi pada porosnya.
Mereka berhasil menetapkan teori tersebut.

Poros Bumi.

Teori yang dikemukakan sang profesor merupakan teori yang paling baru dan paling berani dalam menafsirkan fenomena perputaran bumi dan porosnya. Kelompok peneliti ini merancang sebuah sample berupa bola yang diisi penuh dengan papan tipis dari logam yang dilelehkan, kemudian ditempatkan pada badan bermagnet yang terbentuk dari elektroda yang saling berlawanan arus.

Pada saat arus listrik berjalan pada dua elektroda tersebut, maka timbullah gaya magnet dan bola yang dipenuhi dengan papan tipis dari logam tersebut mulai berputar pada porosnya. Fenomenan ini dinamakan Gerak Integral Elektro Magno Dinamika.
Gerak ini pada substansinya menjadi aktivitas perputaran bumi pada porosnya.

Pada tingkat realita di alam ini, daya tarik matahari merupakan kekuatan penggerak yang bisa melahirkan area magnet yang bisa mendorong bumi untuk berputar pada porosnya.
Kemudian gerak perputaran bumi ini dalam hal cepat atau lambatnya seiring dengan daya intensitas daya matahari.

Atas dasar ini pula, posisi dan arah kutub utara bergantung.
Telah diadakan penelitian bahwa kutub magnet bumi hingga tahun 1970 bergerak dengan kecepatan kurang dari 10 km/tahun. Dan bertambah lagi menjadi 40km.tahun pada tahun selanjutnya. Bahkan tahun 2001 mencapai 200 km/tahun.

Hal ini membuktikan bahwa bumi dengan pengaruh daya magnet tersebut mengakibatkan dua kutub magnet bergantian tempat. Itu artinya bahwa gerak perputaran bumi akan mengarah pada arah berlawanan. Ketika itu, matahari akan terbit dari barat.

Ilmu pengetahuan seperti ini tidak didapati Dimitry dalam buku-buku atau didengar dari manapun, akan tetapi ia memperoleh kesimpulan tersebut dari hasil kajian. Ketika dia meneliti berbagai-bagai kitab agama lain, ia tidak mendapatkan satupun petunjuk tersebut, namun ia menemukannya dari agama islam.

Ia menemukan informasi tersebut dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, bahwa Rasulullah SAW bersabda,  "Tidak akan terjadi kiamat sampai matahari terbit dari tempat terbenamnya, apabila ia telah terbit dari barat dan semua manusia melihat hal itu maka semua mereka akan beriman, dan itulah waktu yang tidak ada gunanya iman seseorang yang belum pernah beriman sebelum itu." (Riwayat Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah. Dan riwayat Ahmad, Abu Dawud dan Ibnu Majah)

Matahari terbit dari Barat akan terjadi selama satu hari saja, kemudian tertutuplah pintu taubat. Setelah itu, gerakan matahari pun akan kembali seperti sebelumnya terbit dari timur sampai terjadinya kiamat. Ilmuwan NASA juga menegaskan fenomena ini seperti dalam artikel di bawah.
Nasa Mengkonfirmasikan Tentang Adanya Kemungkinan Matahari Terbit  Dari Barat
Nasa Mengkonfirmasikan Tentang Adanya Kemungkinan Matahari Terbit  Dari Barat
Dari Ibnu Abbas, "Maka Ubai bin Ka'ab berkata:" Maka bagaimana jadinya matahari dan manusia setelah itu? "Rasulullah menjawab:" Matahari akan tetap menyinarkan cahayanya dan akan terbit sebagaimana terbit sebelumnya, dan orang-orang akan menghadapi (tugas-tugas) dunia mereka, ketika kuda seorang laki-laki melahirkan anaknya, maka ia tidak akan dapat menunggang kuda tersebut sampai terjadinya kiamat. "(Fathul Baari, Kitaburriqaq, Juz 11, Thulu'issyamsi Min Maghribiha).

Editor: Agus Setiawan
(Berbagai Sumber)

Tanda-Tanda Orang Meninggal Husnul Khotimah


Meninggal dunia dalam keadaan Khusnul Khatimah atau akhir yang baik merupakan dambaan setiap insan. Setidaknya ada 4 buah hadits dan 1 ayat Al Qur'an yang dijadikan rujukan untuk menentukan tanda mati yang baik ini. Menurut Al Imam Al Abani ra dalam kitabnya, Ahkamul Jana'iz Wa Bida'uha, setidaknya tanda- tanda meninggal khusnul khatimah antara lain sebagai berikut :

1. Mengucapkan syahadat ketika hendak meninggal.
Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang akhir ucapannya adalah kalimat Laa ilaaha Illallah ia akan masuk surga. (HR. Al Hakim).

2. Dahi berkeringat.
Rasulullah SAW bersabda, "Meninggalnya seorang mukmin dengan keringat di dahi." (HR. Ahmad).

3. Meninggal pada malam atau siang hari Jum'at.
Rasulullah SAW bersabda, "Tidak ada seorang muslim pun yang meninggal pada hari jum'at, kecuali Allah akan menjaganya dari fitnah kubur."
(HR. Ahmad, At Tirmidzi).

4. Meninggal syahid di medan perang.
Allah SWT berfirman dalam QS Ali 'Imran : 169. janganlah kamu mengira bahwa orang-orang yang gugur di jalan Allah itu mati; bahkan mereka itu hidup[1] disisi Tuhannya dengan mendapat rezki. 170. mereka dalam Keadaan gembira disebabkan karunia Allah yang diberikan-Nya kepada mereka, dan mereka bergirang hati terhadap orang-orang yang masih tinggal di belakang yang belum menyusul mereka[2], bahwa tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati. 171. mereka bergirang hati dengan nikmat dan karunia yang yang besar dari Allah, dan bahwa Allah tidak menyia-nyiakan pahala orang-orang yang beriman.

Penjelasan ayat: [1] Yaitu hidup dalam alam yang lain yang bukan alam kita ini, di mana mereka mendapat kenikmatan-kenikmatan di sisi Allah, dan hanya Allah sajalah yang mengetahui bagaimana Keadaan hidup itu.
[2] Maksudnya ialah teman-temannya yang masih hidup dan tetap berjihad di jalan Allah s.w.t.

5. Meninggal dalam keadaan beramal saleh.
Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang mengucapkan Laa Ilaaha Illallah karena mengaharapkan wajah Allah, yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga.

Siapa yang berpuasa sehari karena mengharapkan wajah Allah SWT, yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga.
Siapa yang bersedekah dengan satu sedekah karena mengharapkan wajah Allah SWT, yang ia menutup hidupnya dengan amal tersebut maka ia masuk surga." (HR. Ahmad).

Sumber: FP Kata-Kata Hikmah

10 Permintaan Iblis kepada Allah SWT


Dalam suatu kesempatan, seperti sering terjadi, Iblis datang menemui Rasulullah SAW. Setelah mengetahui kedatangannya, Rasulullah bertanya tentang permintaan Iblis pada Allah SWT:

“Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?”

“10 macam.”

“Apa saja?”

Pertama, “Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.” Tentang permintaan Iblis ini, Allah berfirman, “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64).

Kedua, “Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung kepada Allah.” Maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan mudah patuh kepada bisikan syaithan.

Ketiga, “Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal.”

Keempat, “Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.”

Kelima, “Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.”

Keenam, “Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Qur’anku.

Ketujuh, “Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.”

Kedelapan, “Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Dia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.” Allah berfirman, “Orang-orang yang boros adalah saudara-saudara syaithan.” (QS Al-Isra : 27)

Kesembilan, “Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.”

Kesepuluh, “Aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. Allah menjawab, “silahkan”, aku bangga dengan hal itu hingga hari kiamat. Sebagian besar manusia bersamaku di hari kiamat.” Iblis berkata: “Wahai Muhammad, aku tak bisa menyesatkan orang sedikitpun, aku hanya bisa membisikan dan menggoda.”

Subhanallah...
inilah serangkaian iblis permintaan iblis kepada Allah.
Iblis hanya menggoda, tetapi diri kitalah yang bisa mengendalikan.

Sumber: FP Ustad Yusuf Mansyur

Penyebab Sulit Dekat Dengan Allah SWT


Adalah sibuknya mencari kedudukan di hati manusia

  1. Semakin ingin dipuji,
  2. Ingin diakui kemampuannya,
  3. Ingin diketahui keluasan ilmunya
  4. Ingin dikagumi "kelebihan-kelebihan"nya
  5. Ingin dianggap sebagai orang yg sabar dan tabah
  6. Ingin diakui dan dihargai sebagai orang yg berjasa,
  7. Dan lain-lain.

Semakin kuat keinginan kita untuk berkedudukan di hati makhluk, berarti kita tak peduli dengan kedudukan di sisi Alloh

Padahal kecukupan, kebahagiaan dan kemuliaan hanya akan ada bagi orang yang berkedudukan di sisi-Nya,

Dia-lah satu-satunya penguasa segala karunia, amat mudah bagi-Nya mengangkat dan memberi kedudukan di hati makhluk, namun semua itu adlah urusan-Nya bukan urusan kita

Urusan kita adalah fokus hanya mencari ridho-Nya dari sekecil apapun yang kita lakukan.

FP: Kata-Kata Hikmah

Rahasia Bahagia: Bila Kita Ingat Mati


Seorang pria mendatangi Master, "Guru, saya bosan hidup. Rumah tangga berantakan. Usaha kacau. Saya ingin mati."

Sang Master tersenyum, "Oh, kamu sakit. Dan penyakitmu pasti bisa sembuh."

"Tidak Guru, tidak. Saya tidak ingin hidup," tolak pria itu.

"Baiklah. Ambil racun ini. Minum setengah botol malam ini, sisanya besok sore jam 6. Jam 8 malam kau akan mati dgn tenang."

Pria itu bingung. Setiap Master yg ia datangi selalu memberikannya semangat hidup. Tapi yg ini malah menawarkan racun.

Sampai di rumah, ia minum setengah botol racun. Ia memutuskan makan malam dgn keluarga di restoran Jepang yg sudah lama tak pernah ia lakukan. Utk meninggalkan kenangan manis, ia pun bersenda gurau dgn riang. Sebelum tidur, ia mencium istrinya dan berbisik, "Sayang, aku mencintaimu."

Esoknya bangun tidur, ia membuka jendela kamar & melihat ke luar. Tiupan angin pagi menyegarkan tubuhnya. Dan ia tergoda utk jalan pagi.

Pulang ke rumah, istrinya masih tidur. Ia pun membuat 2 cangkir kopi. Satu utk dirinya, satu utk istrinya.

Istrinya merasa aneh, "Sayang, apa yg terjadi? Selama ini, mungkin aku salah. Maafkan aku ya?"

Di kantor, ia menyapa setiap orang. Stafnya pun bingung, "Hari ini, Boss kita kok aneh ya?" Ia menjadi lebih toleran, apresiatif thd pendapat berbeda. Ia mulai menikmatinya.

Pulang jam 5 sore, ternyata istrinya menungguinya. Sang istri menciumnya, "Sayang, sekali lagi mohon maaf, kalau selama ini aku selalu merepotkanmu." Anak-anak pun berani bermanjaan kembali padanya.

Tiba-tiba, ia merasa hidup begitu indah. Ia mengurungkan niatnya utk bunuh diri. Tetapi bagaimana dgn racun yg sudah ia minum?

Bergegas ia mendatangi sang Master, "Buang saja botol itu. Isinya air biasa. Kau sudah sembuh. Bila kau hidup dgn kesadaran bahwa maut dapat menjemputmu kapan saja, maka kau akan menikmati setiap detik kehidupan. Leburkan egomu. Bersyukurlah! Itulah rahasia kehidupan. Itulah kunci kebahagiaan, jalan menuju ketenangan.

Sumber: Facebook Strawberry

Mengenal Asmaul Husna



Allah yang menciptakan jagad raya dengan segala isinya ini telah memiliki aneka ragam nama yang berjumlah 99 nama. Dimana nama-nama itu bukanlah sekedar nama, melainkan nama-nama yang baik, yang sesuai dengan kenyataan bagi yang diberi nama. Dan nama itu disebut “Al Asmaul Husna ”. Yang mana bila nama-nama itu kita sebut, mempunyai pengaruh dan manfaat yang besar lagi menakjubkan terhadap pekerjaan yang sedang kita lakukan dan bagi orang yang telah melakukan pekerjaan itu.

Itulah rahasia yang terkandung dibalik nama-nama Allah. Yang tiap-tiap nama mempunyai khasiat yang dapat kita jadikan sebagai pengaduan akan maksud dan tujuan kita. Yang pada pokoknya, untuk kesejahteraan hidup kita di dunia dan hidup di akherat nanti.

Diriwayatkan oleh Imam Baihaqie. Bahwasanya Rasul Allah saw. Bersabda :

“Sesungguhnya bagi Allah ada 99 nama, yaitu 100 kecuali satu. Barangsiapa menghafalkannya, niscaya dia masuk surga. Sesungguhnya Dia itu ganjil, Dia menyukai yang ganjil”.

Berdo’a Dengan Asmaul Husna

Kita sebagai umat Islam telah dianjurkan berdo’a dengan “nama-nama Allah” (Al-Asmaul Husna) tersebut. Sebagaimana tersebut di dalam firman-Nya.

Perlu kita ketahui, bahwa anjuran Allah itu merupakan anugerah yang besar bagi kita umat Islam. Karenanya, maka kita harus menyadari agar bisa menyempatkan waktu barang sedikit. Baik di waktu siang maupun malam untuk membaca seluruh Nama-nama Allah atau salah satu dari padanya.

Ada dua keuntungan jika kita mau mengamalkan Al Asmaul Husna,

Dalam segi membacanya saja sudah termasuk ibadah.
Berdo’a dengannya pun terhitung sebagai ibadah.

Jadi kita mendapat dua pahala bila membaca Asmaul Husna. Belum lagi jika do’a kita itu dikabulkan oleh Allah, baik cepat atau lambat. Maka ini sudah merupakan keuntungan tersendiri yang tak ternilai harganya.

“Maha suci Allah yang bagi-Nya mempunyai nama-nama yang baik dan sifat-sifat yang tinggi. Maha Suci Dia lagi Maha Tinggi Dia dari apa yang orang-orang zalim mengatakan yang setinggi-tingginya”.

Berdo’a kepada Allah supaya dikabulkan segala hajatnya, baik hajat duniawi ataupun ukhrowi. Insya Allah, apa yang menjadi hajatnya itu akan lekas dikabulkan oleh-Nya.

99 Asmaul husna dan artinya :

1. (Ar Rahman) : Yang Maha Pemurah

2. (Ar Rahim) : Yang Maha Mengasihi / Penyayang

3. (Al Malik) : Yang Maha Menguasai / Merajai

4. (Al Quddus) : Yang Maha Suci

5. (Al Salam) : Yang Maha Selamat

6. (Al Mukmin) : Yang Maha Melimpahkan Keamanan

7. (Al Muhaimin) : Yang Maha Memelihara / Mengawasi

8. (Al Aziz) : Yang Maha Berkuasa / Ynag Dapat Mengalahkan

9. (Al Jabbar) : Yang Maha Perkasa / Menundukkan Segalanya

10. (Al Mutakabbir) : Yang Mempunyai kebesaran.

11. (Al Khaliq) : Yang Maha Pencipta

12. (Al Bari) : Yang Maha Menjadikan / Melepaskan

13. (Al Musawwir) : Yang Maha Pembentuk

14. (Al Ghaffar) : Yang Maha Pengampun

15. (Al Qahhar) : Yang Maha Memaksa

16. (Al Wahhab) : Yang Maha Penganugerah / Pengkarunia

17. (Al Razzaq) : Yang Maha Pemberi Rezeki

18. (Al Fattah) : Yang Maha Pembuka

19. (Al Alim) : Yang Maha Mengetahui

20. (Al Qabidh) : Yang Maha Pengekang / Menyempitkan Rezeki

21. (Al Basit) : Yang Maha Melimpah Nikmat / Melapangkan Rizki

22. (Al Khafidh) : Yang Maha Perendah / Merendahkan Derajat

23. (Ar Rafik) : Yang Maha Peninggi / Meninggikan Derajat

24. (Al Mu’izz) : Yang Maha Menghormati / Memuliakan

25. (Al Muzill) : Yang Maha Menghina

26. (As Sami) : Yang Maha Mendengar

27. (Al Basir) : Yang Maha Melihat

28. (Al Hakam) : Yang Maha Mengadili / Menetapkan Hukum

29. (Al Adil) : Yang Maha Adil

30. (Al Latif) : Yang Maha Lembut/Halus

31. (Al Khabir) : Yang Maha Waspada

32. (Al Halim) : Yang Maha Penyabar

33. (Al Azim) : Yang Maha Agung

34. (Al Ghafur) : Yang Maha Pengampun

35. (Asy Syakur) : Yang Maha Bersyukur / Berterima Kasih

36. (Al Ali) : Yang Maha Tinggi

37. (Al Kabir) : Yang Maha Besar

38. (Al Hafiz) : Yang Maha Memelihara

39. (Al Muqit) : Yang Maha Menjaga / Memberikan Makan

40. (Al Hasib) : Yang Maha Penghitung

41. (Al Jalil) : Yang Mempunyai Kebesaran

42. (Al Karim) : Yang Maha Mulia

43. (Ar Raqib) : Yang Maha Waspada / Mengawasi

44. (Al Mujib) : Yang Maha Pengkabul

45. (Al Wasik) : Yang Maha Luas

46. (Al Hakim) : Yang Maha Bijaksana

47. (Al Wadud) : Yang Maha Mengasihi / Penyayang

48. (Al Majid) : Yang Maha Mulia

49. (Al Baith) : Yang Maha Membangkitkan Semula

50. (Asy Syahid) : Yang Maha Menyaksikan

51. (Al Haqq) : Yang Maha Benar

52. (Al Wakil) : Yang Maha Pentabir / Mengurusi

53. (Al Qawiy) : Yang Maha Kuat

54. (Al Matin) : Yang Maha Teguh / Kokoh

55. (Al Waliy) : Yang Maha Melindungi

56. (Al Hamid) : Yang Maha Terpuji

57. (Al Muhsi) : Yang Maha Penghitung

58. (Al Mubdi) : Yang Maha Pencipta dari Asal / Memulai

59. (Al Muid) : Yang Maha Mengembalikan

60. (Al Muhyi) : Yang Maha Menghidupkan

61. (Al Mumit) : Yang Mematikan

62. (Al Hayyu) : Yang Maha Hidup

63. (Al Qayyum) : Yang Hidup serta Berdiri Sendiri

64. (Al Wajid) : Yang Maha Penemu

65. (Al Majid) : Yang Maha Mulia

66. (Al Wahid) : Yang Maha Esa

67. (Al Ahad) : Yang Tunggal

68. (As Samad) : Yang Menjadi Tumpuan

69. (Al Qadir) : Yang Maha Berupaya

70. (Al Muqtadir) : Yang Maha Berkuasa

71. (Al Muqaddim) : Yang Maha Mendahului

72. (Al Muakhir) : Yang Maha Mengakhiri / Penangguh

73. (Al Awwal) : Yang Pertama

74. (Al Akhir) : Yang Akhir

75. (Az Zahir) : Yang Zahir

76. (Al Batin) : Yang Batin / Tak Kelihatan Dzatnya

77. (Al Wali) : Yang Memerintah / Menguasai

78. (Al Muta Ali) : Yang Maha Tinggi serta Mulia

79. (Al Barr) : Yang banyak membuat kebajikan / Kebaikan

80. (At Tawwab) : Yang Menerima Taubat

81. (Al Muntaqim) : Yang Maha Memberi Hukuman / Siksaan

82. (Al Afuw) : Yang Maha Pengampun

83. (Ar Rauf) : Yang Maha Pengasih serta Penyayang

84. (Malikul Mulk) : Pemilik Kedaulatan Yang Kekal / Memiliki Kerajaan

85. (Dzul Jalal Wal Ikram) : Yang Mempunyai Keagungan dan Kemuliaan

86. (Al Muqsit) : Yang Maha Adil

87. (Al Jami) : Yang Maha Mengumpulkan

88. (Al Ghaniy) : Yang Maha Kaya

89. (Al Mughni) : Yang Maha Memberi Kekayaan

90. (Al Mani) : Yang Maha Pencegah / Mempertahankan

91. (Al Darr) : Yang Mendatangkan Mudharat / Bahaya

92. (Al Nafi) : Yang Memberi Manfaat

93. (Al Nur) : Memberi Cahaya

94. (Al Hadi) : Yang Memimpin dan Memberi Pertunjuk

95. (Al Badi) : Yang Maha Pencipta Yang Tiada BandinganNya

96. (Al Baqi) : Yang Maha Kekal

97. (Al Warith) : Yang Maha Mewarisi

98. (Ar Rasyid) : Yang Maha Pandai

99. (As Sabur) : Yang Maha Penyabar / Sabar

Jika Allah Itu Maha Baik, Kenapa Allah Menciptakan Neraka?


Ini kisah tentang seorang gadis melayu yang dangkal ilmu pengetahuan islamnya.

Didaerah tersebut memberlakukan peraturan bagi pekerja di tempat umum seperti pasar, toko-toko perniagaan dan lain-lain bagi wanitanya diharuskan mengenakan jilbab dan menutup aurat dengan benar.

Kerap kali pemerintah mengadakan pemeriksaan secara mendadak ditoko-toko dan pasar, bagi yang melanggar maka dikenakan denda.
Selain kena denda mereka yang melanggar aturan diberi nasehat dari sang ustadz yang bekerjasama dengan pemerintahan.

Suatu hari, seorang gadis tertangkap yang bekerja disebuah toko karena tidak menutup auratnya. Maka diapun kena denda. Setelah dia membayar denda, ustadz ini pun menasehati, "setelah ini, saya harap saudari bisa insaf dan mentaati peraturan.

Peraturan ini bukan semata dari aturan pemerintah melainkan menutup aurat juga perintah Allah Subhanahuwata'aala. Ringkasnya kalau kita mentaati perintahNya maka akan selamat dan berbalas surga. Sebaliknya jika durhaka maka akan celaka dan balasan neraka."

Gadis tersebut yang awalnya mendiamkan diri, tiba-tiba membentak ustadz "kalau Tuhan itu betul-betul baik, kenapa bikin neraka? Kenapa tidak sediakan surga saja? Seperti itukah Tuhan penyayang?", mungkin dari tadi gadis itu sudah panas telinganya dinasehati oleh ustadz terlebih habis terkena denda.

Ustadz itu tertunduk dan berfikir "bahaya anak ini kalau didiamkan akan rusak akhlaknya."

Setelah habis gadis itu mengomeL, ustadz pun menjawab "saudariku, kalau Tuhan tidak bikin neraka, saya tidak akan jadi ustadz. Berapa gaji seorang ustadz? Lebih baik saya jadi bandar judi yg gampang dapat uang, hidup senang, lepas matipun tak risau sebab dijamin masuk surga.

Mungkin kau juga bisa saya culik dan dijual jadi pelacur. Kalau mau lari, saya bunuh saja. Tak apa, sebab neraka tak ada. Nanti kita jumpa lagi disurga. Kan Tuhan itu baik.Gadis itu terkejut mendengar jawaban ustadz, bicara macam apa itu?

Saudariku, perkara tadi akan terjadi seandainya surga saja yg tersedia. Orang jahat, orang baik semua masuk surga. Maka, apa gunanya berbuat baik? Orang jahat lagi gampang, manusia tak lagi diuji sebab semua orang akan lulus, percuma.

Pembunuh akan berjumpa lagi dengan yang dibunuh didalam surga, perampok berjumpa Lagi dengan yang dirampok didalam surga. Tak ada yang menerima hukuman.

Adakah Tuhan yg seperti ini yg kamu mau? Kamu rasa adilkah? Tanya ustadz.

"Mana adil seperti itu. Orang jahat gak akan lepas begitu saja." Rungut si gadis.

Ustadz tersenyum "jika Tuhan tidak adil, bolehkah dianggap baik? "

Saudariku, saya kasih nasehat karena saya sayang sesama umat islam. Allah itu maha penyayang tapi Dia juga maha adil karena itu Neraka perlu terwujud untuk menghukum hamba-hamba Nya yang durhaka, yang menzalimi diri sendiri dan orang lain.

Kita sedang diuji didunia ini. Jasad kita bahkan segala-galanya milik Allah. Maka bukan hak kita untuk berbuat sesukanya. Apa yg dipinjamkan olehNya pasti akan diambil kembali olehNya.

Wallahu A'lam.

Ciri Pria Muslim Sejati Dalam Urusan Cinta


  • Mari bahas tentang Pria, ada yang baik hati, namun ada yang tak tahu diri.
  • Pria sejati itu mapan karena masa depan jadi tujuan, tiada habiskan waktu untuk perkara kesia-siaan.
  • Dia persiapkan diri lalu datangi wali, bukan berkoar kesana kemari merayu putri.
  • Pria tahu diri menjaga hati dengan menjaga lisan, tak suka tebar janji dan berlaku berlebihan.
  • Pria sejati datang dengan amunisi meyakinkan calon mertua, bukan datang dengan tangan kosong dan omong kosong belaka.
  • Pria serius pahami ciri dewasa adalah bisa meyakinkan wali, bila dia belum mampu maka dia mundur dan kembali dewasakan diri.
  • Pria sejati takkan umbar janji, tak buat janji yang sulit ditepati, karena bakal bekaskan sakit hati, yang pasti sulit diobati.
  • Dia siapkan diri baru datangi wali, bukan melamar baru bersiap diri.
  • Pria terencana tahu persis calon istri yang dia perlukan, karenanya tak perlu pacaran dengan alasan perkenalan.
  • Pria yang benar-benar Pria akan merasa sangat malu, bila ia inginkan wanita namun belum lagi cukup ilmu.
  • Pria disiplin melatih diri di Masjid, menguatkan diri dengan sujud, dan cita-citanya syahid.
  • Pria yang setia jaga pandangan sebelum menikah, setelah menikah ia juga jaga pandangan karena Allah.
  • Pria sejati besar perhatiannya pasti pada Al-Qur'an, dia tahu Al-Qur'an itu petunjuk mengemudi bahtera kehidupan.
  • Pria baik pekerti tidak kasar lisan, karena lisan Rasulullah dia jadikan teladan.
  • Pria tinggi akhlak lembut pada istrinya, keras tekadnya tegas dalam prinsip agamanya.
  • Pria calon suami santun perkataannya, karena dia pendidik bagi anak-anaknya.
  • Pria peduli akan perhatian pada ummat dengan dakwah, bila dengan ummat dia peduli tentu juga dengan keluarga.
  • Pria baik pahami bila sebelum menikah dia bermaksiat, setelah menikah ada alasan yang lebih banyak untuk khianat.
  • Ucapannya jadi pegangan perbuatannya jadi tuntunan, semuanya disesuaikan dengan Nabi dan Al-Qur'an.
  • Pria yang sejati itu pasti bernyali, bila siap nikahi bila tidak ya sudahi.
Sumber: Facebook Ustadz Felix Siauw's 


Makna Mendalam Lagu Ilir-Ilir Karya Sunan Kalijaga

Mereka yang dibesarkan di Jawa, khususnya Jawa Tengah pasti tak asing dengan tembang Ilir-ilir. Tembang yang diciptakan oleh Sunan Kalijaga ini memiliki melodi yang lembut dan syair yang bermakna kuat membuat banyak orang simpati dan menjadikannya sebagai lagu yang banyak digemari.

Lebih dari sekedar tembang dolanan, lagu ini dikenal pula sebagai lagu dakwah. Hingga banyak ditembangkan sebagai lagu religi.

Tembang Ilir-ilir tidak lepas dari peran Sunan Kalijaga dalam mengakomodasi budaya lokal untuk mengembangkan ajaran Islam. Kegemaran rakyat Jawa akan seni musik, seni suara atau seni tradisional lain berupa pertunjukkan, menginspirasi sang wali melahirkan lagu ini.

Tembang karya Kanjeng Sunan ini mengandung makna yang sangat mendalam dan memberikan hakikat kehidupan dalam bentuk syair yang indah. Carrol McLaughlin, seorang profesor harpa dari Arizona University terkagum kagum dengan tembang ini, beliau sering memainkannya. Maya Hasan, seorang pemain Harpa dari Indonesia pernah mengatakan bahwa dia ingin mengerti filosofi dari lagu ini. Para pemain Harpa seperti Maya Hasan (Indonesia), Carrol McLaughlin (Kanada), Hiroko Saito (Jepang), Kellie Marie Cousineau (Amerika Serikat), dan Lizary Rodrigues (Puerto Rico) pernah menterjemahkan lagu ini dalam musik Jazz pada konser musik “Harp to Heart“.

Berikut ini Syair Lagu Ilir-Ilir :
Lir ilir lir ilir tandure wis sumilir
Tak ijo royo royo
Tak sengguh penganten anyar
Cah angon cah angon penekno blimbing kuwi
Lunyu lunyu penekno kanggo mbasuh dodotiro
Dodotiro dodotiro kumintir bedah ing pinggir
Dondomono jrumatono kanggo seba mengko sore
Mumpung padang rembulane
Mumpung jembar kalangane
Yo surak’0 surak hiyo

Arti dan Makna Lagu Ilir-Ilir :
Lir-ilir, Lir-ilir, artinya Bangunlah, bangunlah
Tandure wus sumilir, artinya Tanaman sudah bersemi
Tak ijo royo-royo, artinya Demikian menghijau
Tak sengguh temanten anyar, artinya Bagaikan pengantin baru
Maknanya: Sebagai umat Islam kita diminta bangun. bangun dari keterpurukan, bangun dari sifat malas untuk lebih mempertebal keimanan yang telah ditanamkan oleh Allah SWT dalam diri kita yang dalam ini dilambangkan dengan Tanaman yang mulai bersemi dan demikian menghijau. Terserah kepada kita, mau tetap tidur dan membiarkan tanaman iman kita mati atau bangun dan berjuang untuk menumbuhkan tanaman tersebut hingga besar dan mendapatkan kebahagiaan seperti bahagianya pengantin baru.
Cah angon, cah angon, artinya Anak gembala, anak gembala
Penekno Blimbing kuwi, artinya Panjatlah pohon belimbing itu
Lunyu-lunyu penekno, artinya Biar licin dan susah tetaplah kau panjat
Kanggo mbasuh dodotiro, artinya Untuk membasuh pakaianmu
Maknanya: Disini disebut anak gembala karena oleh Allah SWT  kita telah diberikan sesuatu untuk digembalakan yaitu HATI. Bisakah kita menggembalakan hati kita dari dorongan hawa nafsu yang demikian kuatnya? Si anak gembala diminta memanjat pohon belimbing yang notabene buah belimbing bergerigi lima buah. Buah belimbing disini menggambarkan lima rukun Islam. Jadi meskipun licin, meskipun susah kita harus tetap memanjat pohon belimbing tersebut dalam arti sekuat tenaga kita tetap berusaha menjalankan Rukun Islam apapun halangan dan resikonya. Lalu apa gunanya? Gunanya adalah untuk mencuci pakaian kita yaitu pakaian taqwa.
Dodotiro, dodotiro ,artinya Pakaianmu, pakaianmu
Kumitir bedah ing pinggir ,artinya terkoyak-koyak dibagian samping
Dondomono, Jlumatono ,artinya Jahitlah, Benahilah!!
Kanggo sebo mengko sore ,artinya untuk menghadap nanti sore
Maknanya: Pakaian taqwa kita sebagai manusia biasa pasti terkoyak dan berlubang di sana sini, untuk itu kita diminta untuk selalu memperbaiki dan membenahinya agar kelak kita sudah siap ketika dipanggil menghadap kehadirat Allah SWT.
Mumpung padhang rembulane, artinya Mumpung bulan bersinar terang
Mumpung jembar kalangane, artinya mumpung banyak waktu luang
Yo surako surak iyo!!!, artinya Bersoraklah dengan sorakan Iya!!!
Maknanya: Kita diharapkan melakukan hal-hal diatas ketika kita masih sehat dilambangkan dengan terangnya bulan dan masih mempunyai banyak waktu luang dan jika ada yang mengingatkan maka jawablah dengan Iya!!!

Mungkin ini bukan satu-satunya makna tersirat dalam lagu Ilir-ilir.  Ada beberapa kajian yang memberi makna asosiatif yang agak berbeda. Tapi secara umum makna ini tidak jauh dari ajakan untuk bangkit dan membersihkan hati.

Editor: Agus Setiawan
Referensi:
http://anindita.heck.in/filosofi-lagu-ilir-ilir.xhtml

http://filsafat.kompasiana.com/2013/08/03/belajar-makna-simbolik-dari-lagu-ilir-ilir-581174.html

Rasulullah Pun Tawarkan Bantuan kepada Pembantu


Dari tutur kata Rasululullah Shallallahu Alaihi Wasallam terlihat bahwa beliau tidak memandang pembantu sebagai masyarakat kelas lebih rendah.

كَانَ النَّبِي صلى الله عليه وسلم مِمَّا يَقُوْلُ لِلْخَادِمِ: أَلَكَ حَاجَةٌ؟ -أحمد

Artinya: Dari apa-apa (yang banyak) dikatakan Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam kepada pembantu beliau,”Apakah engkau memerlukan sesuatu?” (Riwayat Ahmad, dihasankan oleh Al Hafidz As Suyuthi)

Dalam periwayatan yang lengkap disebutkan bahwa Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam menawarkan bantuan kepada pembantu beliau, hingga suatu saat sang pembantu menjawab,"Saya memerlukan agar Anda memberi syafaat untuk saya di hari kiamat." Dan Rasulullah pun mengiyakan, namun meminta kepada pembantu beliau itu untuk memperbanyak sujud.

Ibnu Arabi menyatakan bahwa hadits ini menunjukkan kesempurnaan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam dalam segala persoalan (Faidh Al Qadir, 5/229). Bagaimana tidak, perkataan yang biasa disampaikan oleh pembantu kepada majikan seperti,”Ada yang perlu saya lakukan?”, “Ada yang bisa saya bantu?” atau ungkapan lainnya malah disampaikan Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam kepada pembantu beliau.

Nah, jika junjungan kita Rasulullah SAW amat memuliakan pembantu dan tidak merendahkan mereka, bagaimana dengan sikap kita terhadap pembantu?

Editor: Cholis Akbar
Sumber: Hidayatullah.com

Manfaat Berjabat Tangan Berdarsarkan Hadits & Sains

Manfaat Berjabat Tangan

Berjabat tangan sudah menjadi kebiasaan yg  dilakukan  diberbagai negara termasuk di indonesia sendiri, bahkan jabat tangan dalam dunia bisnis sudah menjadi etika yg dilakukan para pebisnis dengan rekan kerjanya. bahkan jabat tangan bukan hanya dilakukan oleh orang yg saling mengenal tetapi juga bagi mereka yg belum saling mengenal dianjurkan untuk berjabat tangan agar kondisi pertemuan bisa mencair.

Berjabat tangan sangat dianjurkan oleh Rasulullah SAW sesuai dengan hadits riwayat dibawah ini
  1. Diampuni dosa-dosanya. Rasulullah bersabda: “Tidaklah dua orang muslim bertemu kemudian berjabat tangan melainkan telah diampuni dosa-dosa keduanya sebelum mereka berdua berpisah.” (HR. at-Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albany).
  2. Dikabulkan doanya. Hal ini sesuai dengan hadits: “Tidaklah dua orang muslim bertemu kemudian salah satu di antara keduanya memegang tangan temannya (berjabat tangan) melainkan kewajiban bagi Allah untuk mengabulkan doa keduanya dan tidaklah kedua tangan mereka berdua berpisah hingga dosa-dosa keduanya diampuni.” (HR. Imam Ahmad dalam musnadnya dan beliau berkata: Hasan lighoirihi).
Manfaat Berjabat Tangan Secara Ilmiah

Bahkan Secara Ilmiah terdapat beberapa manfaat jabat tangan, seperti yang disebutkan dalam laporan yang dimuat dalam ‘Journal of Cognitive Neuroscience.’ Para peneliti mencoba menukan jawaban tentang  pengaruh yang terjadi pada koneksi saraf akibat jabat tangan.dan ternyata hasilnya ketika kita berjabat tangan otak akan memproduksi hormon kebahagian atau endorfin yg memberikan rasa bahagia ketika bertemu dan berjabat tangan dengan orang lain.

Selain Florin Dolcos dari Beckman Institute menemukan bahwa berjabat tangan sebelum melakukan interaksi sosial akan meningkatkan dampak positif sekaligus mengurangi dampak negatif dalam pergaulan.

“Kami menemukan bahwa berjabat tangan tidak hanya meningkatkan efek positif dalam berinteraksi, tetapi juga mengurangi kesan negatif." kata Dolcos seperti dilansir Science Blog.

Menurutnya, seringkali terjadi kesalahan dalam interaksi sosial kita. Dengan berjabat tangan ,maka  kita dapat meredam dampak negatif dari kesalahpahaman yang mungkin terjadi.dan mampu meredam permasalahan dan memulihkan situasi psikologis antar person.

Editor: Agus Setiawan
(Berbagai Sumber)